Senin, 30 Juli 2018

Bahaya Mendiamkan Masalah Dalam Hubungan

Bahaya Mendiamkan Masalah Dalam Hubungan

Membangun komunikasi yang efektif dan terbuka dengan pasangan adalah salah satu kunci penting menjaga keharmonisan dan kelanggengan hubungan. Banyak hal yang harus didiskusikan dan dibicarakan bersama demi tercapainya kebahagiaan bersama. Termasuk membicarakan masalah-masalah yang muncul dalam hubungan.

Mendiamkan masalah dalam sebuah hubungan bisa berakibat buruk. Apalagi jika pasangan mulai tak mau diajak bicara atau berdiskusi soal topik-topik penting seperti rencana memiliki anak atau membeli rumah, maka itu bisa jadi tanda hubungan tidak bisa dipertahankan. Dilansir dari rd.com, Sue Kolod, PhD seorang psikoanalis di New York City mengatakan, "Bila tidak bisa mendiskusikan isu-isu yang ada di dalam hubungan, itu pertanda ada masalah besar." Bila kita atau pasangan kita makin sering menghindar dan mendiamkan masalah, maka ada kemungkinan hubungan berubah menjadi hubungan yang beracun (toxic relationship).

Pertengkaran, perdebatan, dan masalah dalam sebuah hubungan memang kadang tak bisa dihindari. Sehingga satu-satunya jalan keluar adalah mencari solusinya dengan membicarakan dan mendiskusikannya bersama. Kalau cuma didiamkan begitu saja, perkara yang tadinya tidak seberapa bisa jadi makin parah. Apalagi bila tidak ada lagi rasa peduli satu sama lain dan malah makin cuek dengan pasangan, bukan lagi rasa nyaman yang bisa dirasakan tapi rasa capek dan lelah hingga muncul keinginan untuk mengakhiri hubungan.

Jangan sampai hubungan jadi beracun karena selalu mendiamkan masalah yang ada, ya. Kita semua pasti ingin merasakan bahagia saat menjalin hubungan. Kita ingin bisa mendapatkan ketenangan dan kenyamanan saat bersama seseorang. Apapun masalah yang ada, sebaiknya selalu bisa diungkapkan dengan lebih terbuka dan jujur satu sama lain.

Selasa, 03 Juli 2018

Mengatasi Jerawat Pasca Melahirkan

Mengatasi Jerawat Pasca Melahirkan

Setelah melahirkan pasti akan ada saja perubahan yang dialami oleh tubuh perempuan. Nah, salah satu masalah yang bikin sebal adalah tumbuhnya jerawat di wajah dan susah dihilangkan.

Jerawat Setelah Melahirkan Disebabkan Hormon.

Perubahan hormon yang dialami perempuan merangsang pertumbuhan jerawat di wajah. Mungkin jerawat saat hamil akan hilang dan muncul kembali dalam minggu pertama atau satu bulan setelah melahirkan. Hal ini sebenarnya wajar, namun setiap perempuan pasti risih jika ada jerawat di wajah.

Usai penantian panjang, pasangan selebritis Surya Saputra dan Cynthia Lamusu akhirnya dikaruniai buah hati. Cynthia melahirkan anak kembar pada November 2016.

Salah satu tips yang wajib dilakukan adalah rajin mencuci muka. Walaupun jerawat ini disebabkan oleh perubahan hormon, tapi faktor eksternal juga bisa mempengaruhi lho. Kulit yang tak dijaga kebersihannya bisa membuat jerawat makin betah bersarang. Pilih permbersih wajah yang aman untuk ibu hamil atau melahirkan.
  • Minum air putih yang cukup. Kadar air dalam tubuh sangat penting untuk kesehatan kulit. Air menjaga lapisan lapisan kulit terluar jadi lebih lembap dan tidak mudah pecah. Pastikan untuk selalu terhidrasi.
  • Gunakan pelembap kulit yang oil free sehabis mandi, sebelum tidur, atau ketika merasa kulit sedang kering
  • Stres ternyata juga bisa menjadi penyebab jerawat lho. Ibu sebisa mungkin hindari stres saat merawat si kecil ya.
  • Makanan yang sehat juga akan direfleksikan oleh kulitmu. Perbanyak makan buah, sayur, dan kacang-kacangan dan hindari makanan yang mengandung banyak minyak atau makanan cepat saji.
  • Cukup tidur juga akan membuat jerawat cepat sembuh. Kurang tidur akan memperburuk kondisi kulitmu. Pastikan untuk selalu tidur dengan cukup ya.