Minggu, 29 April 2018

Cara Agar Hubungan Dapat Bertahan Lama

Cara Agar Hubungan Dapat Bertahan Lama

Kita mungkin pernah mendengar bahwa butuh kedewasaan untuk menjaga keharmonisan hubungan. Selain komitmen dan komunikasi yang baik, kedewasaan merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga keutuhan hubungan yang dibangun. Tapi bagaimana cara membangun kedewasaan yang dimaksud?

Ada banyak tips yang bisa dicoba. Jenny Brown dalam 6 Ways to Become More Mature In A Relationship mengungkapkan enam hal dasar yang bisa dilakukan untuk bisa lebih dewasa dalam hubungan. Selengkapnya, langsung kita simak di sini satu per satu yuk.

1. Kendalikan Emosi agar Tidak Terlalu Mendominasi


Sadari kembali bahwa kita bukan anak-anak yang bisa tantrum di mana saja. Kita perlu punya kemampuan mengendalikan diri. Bangun kemampuan untuk belajar mengendalikan emosi dan reaksi kita. Sadari bahwa pada saat-saat tertentu pasangan kita mungkin tak memenuhi harapan dan keinginan kita. Kita perlu mengendalikan emosi kita dengan tak memaksakan semua kehendak kita padanya.

2. Hindari Kebiasaan Saling Menyalahkan

Konflik dan masalah mungkin akan datang silih berganti dalam hubungan yang dijalin. Tapi bukan berarti itu jadi alasan untuk saling menyalahkan. Saat ada masalah pelik, tenangkan diri dan jernihkan pikiran sebelum bertindak impulsif menyalahkan tanpa dasar.

3. Terima Perbedaan Sudut Pandang yang Ada

Pasangan mungkin punya pendapat berbeda darimu. Sudut pandangnya terhadap suatu hal juga mungkin agak berseberangan denganmu. Meski begitu, terima dan hargai perbedaan yang ada. Justru dari sini kita bisa belajar banyak hal baru dan membuat kita lebih dewasa.

4. Bertanggungjawab Menyelesaikan Masalah Sendiri

Tidak setiap saat kita bisa mengandalkan pasangan untuk menyelesaikan masalah kita. Ada saat-saat kita perlu menyelesaikan masalah kita sendiri. Begitu juga dengan pasangan kita, ada saat-saat dia perlu waktunya sendiri untuk bisa lebih tenang dan fokus menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya.

5. Tetap Memegang Prinsip dan Nilai yang Diyakini

Penting untuk tetap memiliki kebebasan dalam mempertahankan atau memegang prinsip serta nilai yang ada. Tentu saja selama nilai-nilai dan prinsip yang diyakini bisa tetap memberi dampak positif dalam hidup, maka kita perlu tetap menjaga dan mempertahankannya dengan baik. Tak perlu ada tekanan untuk memaksakan diri mengubahnya, juga tak perlu menekan pasangan untuk mengubah nilai-nilai baik yang jadi prinsip hidupnya.

6. Selalu Lihat Gambaran Besarnya


Hindari sikap egosentris (menjadikan diri sendiri sebagai titik pusat pemikiran atau perbuatan). Cobalah untuk selalu melihat gambaran besar atau garis besar persoalan yang ada. Jangan hanya memikirkan diri sendiri atau keuntungan pribadi saja. Terkadang karena kita terlalu egosentris, kita jadi lupa dengan kebutuhan dan perasaan pasangan.

Untuk bisa lebih dewasa dalam menjalin hubungan supaya tetap harmonis memang butuh usaha. Kedewasaan pun perlu dimiliki oleh kedua belah pihak pasangan, tidak bisa hanya salah satu saja. Semoga tips di atas bisa membantumu untuk memiliki hubungan yang harmonis sesuai dengan harapan dan keinginanmu, ya.

Senin, 02 April 2018

Cara Memilih Pelembap Untuk Wajah Berminyak

Cara Memilih Pelembap Untuk Wajah Berminyak

Wajah berminyak sangat rentan terserang jerawat. Untuk itu dibutuhkan pelembap agar jerawat tidak mudah bersarang di wajah kita.

Namun, dalam memilih pelembap tidak boleh sembarang agar minyak di wajah tidak berlebihan. Lalu bagaimana cara memilih pelembap yang tepat?

Dilansir Fimela dari hellosehat.com, sehabis memcuci wajah, lapisan minyak di permukaan kulit akan tersapu bersih. Maka tidak heran jika kulit akan terasa lebih kering dan kesat setelahnya.

Kondisi kulit yang kering akan memicu kelenjar minyak untuk memproduksi sebum (minyak wajah) yang lebih banyak sebagai cara tubuh untuk mengembalikan kondisinya seperti semula.

Nah, pelembap yang baik akan membantu mengendalikan produksi minyak berlebih tersebut sambil tetap memastikan kelembapan kulit terjaga selalu.

1. Cek dulu formula dan teksturnya


Pelembap untuk kulit berminyak idealnya harus memiliki formula krim dengan bahan dasar air atau gel, bukannya losion yang berbahan dasar minyak. Pastikan juga produk pelembap  berfomula ringan serta mencantumkan label bebas minyak (oil-free) dan nonkomedogenik (non-comedogenic).

Meski tidak secara khusus dirancang untuk membasmi jerawat, formula pelembap seperti ini tidak akan menyebabkan jerawat.

Jika butuh pelembap yang sekaligus bisa mencegah dan melawan jerawat, pilihllah produk pelembap yang mengandung bahan aktif antibakteri.

2. Kandungan pelembap

Setelah cek tekstur dan formulanya, cek juga label komposisi produk pelembap yang akan dipilih. Dilansir dari WebMD, pelembap untuk kulit berminyak yang baik idealnya mengandung Alpha Hidroxy Acid (AHA), seperti asam laktat atau asam glikolat, yang tidak menyumbat pori-pori  (non-comedogenic).

Berbagai kandungan tersebut membantu kulit untuk menyerap dan mempertahankan kelembapan tanpa memberi minyak tambahan. Oleh sebab itu, penting bagi untuk selalu membaca komposisi bahan pada kemasan dengan teliti sebelum membeli pelembap.